Kegiatan

PUTRI KAMPUS 2017

Beauty in Amity”

putkam2017.jpg

Pada hari Selasa, 11 April 2017, Akademi Sekretari dan Manajemen Taruna Bakti (ASMTB) menyelenggarakan acara tahunan yaitu Puteri Kampus. ”Beauty in Amity”,  menjadi pilihan tema di tahun ini. Semua peserta diberi kesempatan untuk menampilkan banyak hal. Tidak hanya penampilan yang cantik dan anggun, bakat yang menarik dan wawasan yang luas juga menjadi penilaian utama dalam pemilihan Puteri Kampus 2017 ini.

Para peserta akan mengahadapi empat orang juri pilihan yang akan memberikan beberapa pertanyaan untuk mengetahui sejauh mana wawasan kita baik dalam ilmu kesekretarisan maupun pengetahuan umum serta kemampuan berbahasa Inggris. Juri-juri tersebut antara lain Ibu T. Sitti Rochmach, M.Si., Ibu Fenny Damayanti, M.M., Ibu Hj. Sofiatiningsih, M.Si., dan Bapak Wawan Setiawan, M.Ikom. Selain keempat orang juri, hadir pula Direktur ASMTB Bapak Hendri Pramadya, M.Hum., Wadir I bidang Akademik dan Kemahasiswaan Bapak Agus Garnida, M.M.,  dosen-dosen, mahasiswa tingkat 1 dan 2, orang tua mahasiswa, pengisi acara dan perwakilan dari sponsor.

Pada tahun 2017 ini mahasiswa yang ikut serta meningkat dari tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2016 peserta yang terdaftar sebanyak 8 orang, pada tahun 2017 berjumlah 17 orang. Hal ini membuktikan bahwa antusiasme mahasiswa untuk mengembangkan potensinya begitu besar.

Berikut daftar nama peserta Puteri Kampus 2017 :

 

NAMA

KELAS

Vania Irayanti Hakim

1-B

Efsa Hardianti Putri

1-C

Tasya Aulia Dewi

2-B

Alia Nurussyifa

1-A

Kania Putriani

1-B

Finna Okinawati

2-B

Shindy Wuda Laela

1-B

Ajeng Nita Puspitasari

1-B

Marshella Piwanda

1-C

Muthi Nur Andini

1-A

Jovani Deninta Fitri

2-B

Aulianisa Taufik

2-A

Saumi Ayu

1-C

Apriliannie Ratu P

1-A

Tantyna Budhisari

1-B

Frida Bella

1-A

Cici Nuraini

1-C

Aulia Nisa

2-A

 

Sebelum ke tahap tanya jawab, peserta diberi kesempatan untuk berlenggak-lenggok di atas panggung. Hal tersebut bertujuan untuk menilai penampilan dan kepercayaan diri setiap peserta dalam mengekspresikan dirinya.  Setelah itu peserta diberi kesempatan untuk memperkenalkan diri dengan menampilkan data diri menggunakan Power Point. Pada tahap ini peserta dilatih untuk berani berbicara di depan orang banyak dan berimprovisasi.  Tentu Power Point yang ditampilkan oleh peserta beragam. Para juri juga dapat melihat kreatifitas peserta dalam mengaplikasikan teknologi ke dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya itu, setelah peserta menjelaskan visi dan misi, data diri, dan prestasi yang pernah dicapai, peserta harus menunjukkan bakatnya yang merupakan salah satu syarat untuk menjadi Puteri Kampus 2017.  Bakat yang ditampilkan oleh para peserta pun sangat menarik dan beragam. Mulai dari bernyanyi, membaca puisi, menari tari tradisional, membuat kerajinan tangan, sampai menggambar. Selain untuk mengetahui bakat para peserta, hal tersebut juga dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan bakat dan potensinya yang sangat penting bagi masa depan.

Pada tahap terakhir, peserta mendapatkan pertanyaan dari para juri. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul sangat tidak terduga. Hal itu sangat berguna untuk mengoptimalkan daya pikir mahasiswa. Karena pada dasarnya untuk menjadi Puteri Kampus itu harus memiliki pemikiran yang tanggap. Banyak hal-hal yang harus kita ketahui. Oleh karena itu, para juri memberikan pertanyaan sekaligus edukasi kepada peserta agar siap menuju ke tahap selanjutnya.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan hal-hal yang pada umumnya sudah kita pelajari. Seperti Apa arti sekretaris? Siapa sajakah menteri perempuan di Indonesia? Apakah arti emansipasi wanita bagi kita kaum wanita? Apa yang membuat kita bangga menjadi mahasiswa ASMTB? Atau pertanyaan sederhana seperti Apa arti terima kasih bagi kita? How important is smile for you? Can you explain about “Beauty in Amity” dan masih banyak lagi.

Berdasarkan penilaian para juri, terpilihlah 10 orang mahasiswa untuk maju ke tahap selanjutnya. Peserta yang terpilih adalah Efsa Hardianti Putri, Tasya Aulia Dewi, Alia Nurussyifa, Kania Putriani, Jovani Deninta Fitri, Ajeng Nita Puspitasari, Tantyna Budhisari, Frida Bella, dan Cici Nuraini.

Untuk mendapatkan 5 besar, para juri harus menguji kembali peserta dengan memberikan pertanyaan yang sedikit lebih sulit dan waktu yang diberikan pun cukup banyak. Masing-masing peserta diberi waktu 10 menit untuk mendapatkan pertanyaan dari keempat juri.

Setelah itu terpilihlah 5 besar. Peserta yang terpilih adalah Jovani Denita Fitri sebagai Puteri Favorit dengan jumlah like terbanyak di media sosial, Ajeng Nita Puspitasari sebagai Puteri Persahabatan dengan jumlah like terbanyak kedua di media sosial, Efsa Hardiati Putri sebagai Puteri Berbakat dengan bakat bernyanyinya, Tantyna Budhisari sebagai Puteri Teladan dengan mendapatkan perolehan nilai yang tinggi, dan Tasya Aulia Dewi sebagai Puteri Kampus yang memiliki 3 kriteria yaitu Beauty, Brain and Behaviour. Masing-masing pemenang mendapatkan penghargaan berupa piala, selempang, hand bouquet, dan hadiah yang dipersembahkan oleh Pixi dan Rubylicious selaku sponsor dalam acara Puteri Kampus 2017. Setelah mengumumkan pemenang Puteri Kampus 2017, Sarah Claresta Gusnika sebagai Puteri Kampus 2016 menyematkan mahkota Puteri Kampusnya kepada Tasya Aulia Dewi yang menjadi Puteri Kampus 2017 dan memberikan ucapan selamat serta pesan untuk dapat meneruskan tugasnya sebagai Puteri Kampus yang nantinya akan mewakili ASMTB ke tingkat perguruan tinggi se Jawa Barat, nasional dan seterusnya.

Tugas seorag Puteri Kampus memang tidak mudah. Kita harus mampu memberikan pengaruh positif dan tetap menjaga nama baik almamater di manapun kita berada. Karena kita adalah wakil kampus yang akan menunjukkan jati diri kepada masyarakat luas.

Terus tunjukkan yang terbaik bagi ASMTB. Kepada para pemenang selamat atas keberhasilannya. Kalian yang terpilih adalah yang terbaik. Kalian mampu menjadi wanita yang mandiri, berani dan memiliki semangat tinggi untuk terus bersaing secara sehat guna mengembangkan potensi diri. Bagi peserta yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Ini bukan kompetisi terakhir kalian. Masih banyak kesempatan di waktu dan tempat yang berbeda. Tidak menjadi pemenang bukan berarti kita tidak baik. Hanya saja keberuntungan belum memihak pada kita. Percayalah bahwa mereka yang ingin bangkit setelah kegagalan, maka merekalah orang yang sesungguhnya akan meraih kesuksesan.

Terima kasih kepada Allah SWT, orang tua, para dosen, panitia, seluruh mahasiswa dan pihak-pihak lain atas kerja keras dan dukungan yang tiada henti sehingga acara Pemilihan Puteri Kampus 2017 berjalan sangat baik dan lancar. Saya selaku mahasiswa sekaligus peserta Puteri Kampus 2017 merasa bangga mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dengan diselenggarakannya kegiatan Pemilihan Puteri Kampus 2017 ini saya berharap semoga tujuan kita untuk membangun generasi milenium yang cantik, pintar dan memiliki kepribadian yang baik dapat terwujud.

Be a good woman to create a good generation

Tantyna Budhisari

Mahasiswi tingkat I (1B) dan sebagai Puteri Teladan pada pemilihan Puteri Kampus 2017

Online bookmaker Romenia betwin365.webs.com